First Ride Kawasaki Ninja ZX 250 - 3 August 2008 - Berbagi Ilmu Dengan Merajut Hobby
Friday, 09 December 16, 2:41 PM
Welcome Guest | RSS
Main | Registration | Login
Site menu
News topics
Info Tentang Motor [22]
Safety Riding [5]
Artikel Umum [8]
Adu Banding (compare) [4]
Tips n Trik [3]
Tag Board
 
200
Our poll
Brand motor apa yang menurut anda paling bagus
Total of answers: 626
Login form
News calendar
«  August 2008  »
SuMoTuWeThFrSa
     12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31
Search
Site friends
Statistics

Total online: 1
Guests: 1
Users: 0
Main » 2008 » August » 3 » First Ride Kawasaki Ninja ZX 250
First Ride Kawasaki Ninja ZX 250
8:09 AM

Setelah bisa dipastikan bahwa Kawasaki Ninja ZX 250 bakalan segera mendarat di jalanan Indonesia maka ada baiknya kita melihat berbagai review, first impression, serta test ride dari jagoan baru Kawasaki ZX 250 tersebut. Tentu saja penulis tidak merasakan langsung menaiki motor tersebut, tetapi penulis merangkum dari berbagai referensi yang mengulas motor tersebut  serta menyajikan untuk pembaca semua sehingga akhirnya kita bisa sharing sehingga wawasan kita lebih terbuka.

 

Motor dengan harga 39,5 Off the road atau 43 juta On the road ini mempunyai kapasitas mesin 250cc dengan 2 silinder serta memakai pemasok karburator Keihin CVK30 (untuk pasar Indonesia) sedangkan untuk pasar yang lain di Amerika dan Eropa sudah menerapkan system injeksi.

 

Motor ini menganut aliran sport turing ketimbang sport sejati dikarenakan posisi stang yang cenderung tinggi sehingga badan tidak terlalu merunduk ketika dikendarai . Dalam uji coba mungkin performa selalu dibayangkan akan segarang motor sport 250 lainya seperti CBR 250, tapi setelah gas dimainkan kenaikan putaran dari rpm stationer ke peak rpm yang sudah terlimiter performa bisa dikategorikan biasa saja tidak seperti yang dibayangkan sebelumya tentunya.

 

Motor yang memakai gir belakang 45 mata ini mempunyai karakter akselerasi yang halus di tingkat percepatan, dengan gas buang yang tertahan oleh knalpot yang sudah berstandar Euro3 maka entakan-entakan tenaga yang diharapkan bisa dirasakan selalu terasa disetiap putaran agaknya agak mengecewakan dikarenakan terhalang oleh catalytic converter.

 

Performa dijalan raya dirasakan sama dengan motor laki yang kebanyakan beredar di jalanan Indonesia seperti Bajaj Pulsar dan thunder 250 dimana bisa dengan mudah diajak bermanuver untuk menyalip atau meringsek masuk dalam kemacetan walaupun jika posisi udah sangat dekat dengan kendaraan lain di saat kemacetan tentu akan kesulitan untuk mencoba menerobos kerumunan dikarenakan fairing Ninja 250 R yang sangat lebar layaknya moge.

 

Torsi yang dihasilkan gigi 1 dari dapur pacu yang menggunakan 8 klep dengan 4 kleb hisap seta 4klep buang bisa dirasakan sangat besar sehingga menyebabkan roda depan bisa terangkat tentu saja dengan mengatur putaran mesin agar tertahan di kisaran 4.500 rpm, selanjutnya untuk torsi pada gigi 2, 3, 4, dan 5 hampir tidak terjadi perbedaan yaitu entakan yang terasa halus (kurang bertenaga) yang disebabkan perbandingan gigi transmisi memiliki rasio yang kecil-kecil.

 

Untuk top speed di jalan raya yang notabene kita tidak bisa mendapatkan top speed sebenarnya didapat angka di speedometer di angka 120 km/jam tentu saja dengan nafas mesin yang masih panjang yang diperkirakan jika trek lebih panjang maka akan didapat top speed yang lebih tinggi, walaupun untuk tarikan tentu sangat dirasakan beda dengan Kawasaki KRR yang mempunyai mesin 2 tak. Tentu saja mesin 4 tak tidak bisa dibandingkan dengan mesin 4 tak dikarenakan karakter tenaga mesin 2 tak yang hampir dua kali lipat mesin 4 tak.

 

Bagaimana jika Ninja 250 R ini diadu ama Honda CBR 150 atau Suzuki FXR 150 yang memiliki rasio gigi 6 percepatan, jika mengabaikan top speed tentu kedua motor tadi bisa sebanding dengan Kawasaki ZX 250 R.

 

Akhirnya pantaskah motor ini untuk dimiliki?... jawaban pastinya anda yang menentukan mengingat motor ini rencananya hanya akan dipasarkan sebanyak 400 unit untuk pasar Indonesia, dengan kata lain motor ini merupakan barang ekslusif bagi pemiliknya dikarenakan bakal jarang beredar di jalanan Indonesia. Apakah anda berencana mau menginden motor tersebut? Muda-mudahan anda bisa memiliki serta menikmati barang eksklusif tersebut.

 

Sumber :Otomotif edisi 28 April 2008.

Category: Artikel Umum | Views: 1852 | Added by: anakmotor | Rating: 0.0/0 |
Total comments: 0
Only registered users can add comments.
[ Registration | Login ]
Powered by uCozCopyright MyCorp © 2016