Kesadaran Memakai Helm - 22 October 2008 - Berbagi Ilmu Dengan Merajut Hobby
Friday, 09 December 16, 2:36 PM
Welcome Guest | RSS
Main | Registration | Login
Site menu
News topics
Info Tentang Motor [22]
Safety Riding [5]
Artikel Umum [8]
Adu Banding (compare) [4]
Tips n Trik [3]
Tag Board
 
200
Our poll
Brand motor apa yang menurut anda paling bagus
Total of answers: 626
Login form
News calendar
«  October 2008  »
SuMoTuWeThFrSa
   1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031
Search
Site friends
Statistics

Total online: 1
Guests: 1
Users: 0
Main » 2008 » October » 22 » Kesadaran Memakai Helm
Kesadaran Memakai Helm
3:28 PM
Ada postingan di millis mxrider yang isinya lumayan membuat orang berfikir dan muda2han juga tersadar, dimana isi dari email tersebut adalah tentang kesadaran pemakaian peralatan safety dalam berkendara, berikut isi dari postingan tersebut yang berjudul “Helm mu ituu…” Dan semoga kita segera tersadar setelah membaca cerita tersebut.

Helm mu ituu…

Helm Cetok
Mansur (bukan nama sebenarnya) sedang berkendara, dan dengan kelihaian yang dianggap cukup untuk melibas jalanan di ibu kota ini, dia memacu kendaraan roda dua nya. Dia mungkin berpikir, teknik berkendaranya jauh lebih baik, terbukti dia tidak pernah celaka fatal selama ini dengan gaya berkendara seperti itu. Tapi, malang tidak bisa dihindarkan, disaat niatnya mau menyusul mobil kontainer yang maha besar itu, ternyata mengalami kegagalan, dan kali ini “fatal”. Dia terjatuh dari motornya, sedangkan helm nya hanya mampu menahan kepala bagian atas saja yang tidak terluka…akhirnya..dia meninggal karena benturan keras di kepala.

Kunci Tali Helm
Darman (bukan nama sebenarnya) seperti biasa, berkendara ke tempat yang ditujunya dengan gontai, tanpa perasaan atau firasat apapun, tiba-tiba kendaraan di depan menghindari lubang, dan akhirnya ditabrak oleh Darman, beliau jatuh, dan juga, harus kehilangan nyawa, hanya karena helm terlepas, kini kembali, meninggal karena benturan keras di kepala.
Sedangkan Sukri (bukan nama sebenarnya) harus menerima luka di sebagian mukanya, karena terseret aspal, pada saat berkendara dengan sepeda motornya, tapi beliau tidak mengancingkan tali helm. Ah…tragis…

Selalu Pakai Helm
Pada saat pulang kerja Marno dan Marni (bukan juga nama asli) yang kebetulan adalah suami istri, melewati jalan komplek yang sangat sepi, dan hanya sedikit kendaraan lain yang lalu lalang, tapi beda dengan cerita sebelumnya, Marno dan Marni adalah orang yang sangat sadar atas kelengkapan keselamatan. Di tengah jalan sepi itu, tiba-tiba menghadapi jalan yang sangat licin, dalam kecepatan kurang dari 05 Kmpj tiba2 Marno kehilangan kendali lalu terjatuh, kepala Marno pun membentur dengan keras aspal tempat Marno terjatuh, pada saat itu Marno sempat ling lung, karena benturan itu sempat membuat kepalanya pening sesaat. Dalam hati Marno, betapa beruntungnya memakai kelengkapan keselamatan walau hanya di daerah sepi sekalipun…banyak anggapan, bila berkendara dengan sepeda motor jarak dekat, tidak akan terjadi kecelakaan yang fatal…tapi…malang tidak ada pernah yang akan tahu. Teringat dengan dialog tanpa akhir ini :

Penanya : “Koq gak pake helm mas?”
Penjawab : “Ah, dekat koq, lagian di dalam komplek”
Penanya : “Kalo deket kenapa enggak jalan kaki mas?”
Penjawab : “Capek ah..lebih baik naik motor..”
Penanya : “Loh..terus..naik motor koq gak pake helm?”
Penjawab : “kan deket????”
Penanya : “?!?!?@?#?@?!@?##@!”
(melanjutkan cerita Marno dan Marni)

Sayang, pada saat itu Marni tidak menggunakan boots yang biasa dipakai bila berkendara dengan Marno, walhasil, kaki Marni pun terluka, walau hanya lecet, tapi efek luka itu tetap meninggalkan perih di kaki Marni. Seperti juga pada saat Marno dan Marni menolong Sarip (bukan nama sebenarnya) di tengah jalan, dia mengalami kecelakaan tunggal akibat terbelit bendera Parpol, dia mengalami luka yang serius pada telapak tangan dan kaki nya, Marno bertanya kepada Sarip, “kenapa enggak pake sepatu, mas?”, Sarip pun menjawab dengan suara merintih sedang menahan perih lukanya, “biasanya saya pake sepatu mas, tapi tadi saya terburu-buru, jadi saya pakai sendal..”.

Kecelakaan bukan hal yang dapat dengan mudah di prediksi, ingat para pembalap proffesional, dengan technical skill sudah jauh diatas kita? Mereka tetap mendapatkan kecelakaan..karena memang…kecelakaan bukan dipandang dari sejauh mana kita pandai mengendalikan kendaraan kita….
Atau mau jadi contoh dari cerita ini selanjutnya?

(based on true story)
*Kegagalan adalah keberhasilan dari perbuatan - tidak berbuat apapun yang menjadi sebuah penyesalan*
Diskusikan tentang pe,akaian helm di thread ini


Category: Safety Riding | Views: 1570 | Added by: anakmotor | Rating: 5.0/1 |
Total comments: 0
Only registered users can add comments.
[ Registration | Login ]
Powered by uCozCopyright MyCorp © 2016